Cari Blog Ini

NOTE

NOTE: Kalo gambarnya ngga jelas (burik), coba dibuka atau diklik gambarnya

Senin, 20 November 2023

Remote Server - PNET Lab

 Konfigurasi Remote Server Dengan Menggunakan Aplikasi Putty di PNET Lab


A. Pengertian


    Remote server adalah Server yang dapat diakses dari jarak jauh, bahkan dari luar jaringan atau dari jaringan LAN yang berbeda dengan Server tersebut. Ini memungkinkan Server untuk dibuka tanpa harus datang ke tempat Server itu disimpan, sehingga keamanan Server lebih terjaga karena dapat diletakkan pada tempat rahasia dan hanya diketahui oleh orang-orang tertentu saja. Akses dan konfigurasi Server menjadi lebih mudah karena dapat dilakukan kapan saja dan dari mana saja.

    Untuk bisa mengakses Remote Server, pengguna harus mengetahui IP Server, Username, dan Password untuk Login. Cara kerja Remote Server mirip dengan melakukan panggilan telepon, di mana komputer pengguna bertindak sebagai ‘Client’ yang meminta izin untuk mengakses server dari jarak jauh, dan setelah berhasil Login, pengguna dapat mengendalikan Server tersebut.

    Fungsi Remote Server antara lain untuk menghidupkan dan mematikan komputer dari jarak jauh, mengontrol komputer lain, memantau penggunaan resource pada sebuah jaringan, dan memudahkan perbaikan sistem.

    Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk meRemote Server, di antaranya adalah:

  1. Remote Desktop Protocol (RDP): Protokol yang umum digunakan di lingkungan Windows untuk mengakses desktop dari jarak jauh.
  2. Secure Shell (SSH): Metode yang aman untuk mengakses shell server dari jarak jauh, sering digunakan pada server Linux atau Unix.
  3. Virtual Network Computing (VNC): Memungkinkan Anda untuk mengirim perintah keyboard dan mouse ke server dari jarak jauh.
  4. Telnet: Protokol jaringan yang memungkinkan pengguna untuk melakukan komunikasi dengan server atau perangkat lain dalam jaringan.
  5. Web-based Control Panels: Seperti cPanel atau Plesk, yang menyediakan antarmuka berbasis web untuk mengelola server.
  6. Remote Management Software: Seperti TeamViewer, AnyDesk, atau LogMeIn, yang menyediakan akses dan kontrol penuh atas server dari jarak jauh.

    Setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri, dan pilihan metode tergantung pada kebutuhan spesifik, tingkat keamanan yang diinginkan, dan jenis server yang digunakan.


B. Topologi



    Pada modul kali ini dijabarkan langkah - langkah konfigurasi Remote Server dengan menggunakan aplikasi Putty di PNET Lab dengan menginput IP yang terdapat pada Server di aplikasi Putty. Dan menggunakan metode SSH(Secure Shell) sebagai metode Remotenya.


C. Langkah Konfigurasi

    1. Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah Anda harus mengetahui IP dari Server yang akan Anda Remote. Untuk mengetahuinya dapat dilakukan dengan cara masuk ke terminal Server lalu masukkan perintah ifconfig yang berfungsi untuk menampilkan IP Server Anda.


    2. Langkah berikutnya adalah mengedit file supaya dapat diremote dengan aplikasi Putty yang menggunakan Console SSH dengan perintah nano /etc/ssh/sshd_config dan edit filenya dengan perintah PermitRootLogin dengan lokasi yang sama seperti pada gambar.


    3. Langkah berikutnya adalah menambahkan password user dengan perintah sudo passwd root kemudian masukkan passwordnya. Setelah itu restart supaya penambahan password dapat terupdate dengan perintah /etc/init.d/ssh restart. Pastikan Anda ingat dengan password yang Anda buat.

    4. Langkah berikutnya adalah Login ke aplikasi Putty dengan cara masukkan IP yang sama dengan IP Server.


    5. Setelah itu masukan Username dan Password yang sudah Anda buat tadi.


    Untuk Username yang Anda input, itu harus sesuai dengan Username yang Anda input di Server Anda ketika Anda membuat Server tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Postingan Populer

Postingan Unggulan

WinBox & MikroTik - Basic Tutorial

 Tata Cara Dasar Menggunakan Aplikasi WinBox A. Pengertian         WinBox adalah sebuah aplikasi berbasis Windows yang biasa digunakan untuk...